Semua personil ronggeng bugis telah meninggal dunia tinggal pak handoyo sendirian pak handoyo tak mau tari yang sudah iya bangun dari nol hilang sekejap makannya pak Handoyo mendirikan sanggar pringgading  yang terletak di Desa.plumbon Kec.plumbon Kab.cirebon di sanggar tersebut pak handoyo mengkereasikan  gerakan ronggeng bugis yang semulanya itu ada 3 gerakan kini menjadi 13 gerakan dalam mengkereasikan  gerakan tersebut pak handoyo di bantu sang istri yang sama menyukai penari dan sekaligus ikut serta mengembangkan dan melestarikan tari ronggeng bugis.Dalam mengembangkan tari ronggeng bugis pak handoyo di bantu oleh keluarga dan kerabat pak handoyo sehingga pak handoyo semangat untuk mengkereasikan karena beliau tak sendiri untuk mengkereasikan tari ronggeng bugis melainkan ada keluar dan kerabatnya  yang memberinya semangat dan suport  dan sampai sekarang tarian itu tetap berkembang di bawah pimpinan anaknya yang bernama windu yang meneruskan sanggar dan tari ronggeng bugis sampai saat ini sampai sekarang tari ronggeng bugis telah di kenal oleh masyarakat cirebon dan pak windu sendiri pernah membawa tari ronggeng bugis mentas ke luar negri itu sebuah kemajuan bagi wilayah cirebon karena sebuah tarian asal cirebon bisa sampai ke luar negri